BlackBerry Jakarta Harusnya Hadir Lebih Cepat

182333_z3rengg460

Kehadiran BlackBerry Jakarta banyak mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Namun ada juga yang menyayangkan kehadirannya yang sedikit terlambat di saat posisinya yang mulai tergerus di Indonesia.

“Menurut saya BlackBerry Jakarta ini bagus, tapi sayang datangnya terlambat. Coba kalau datangnya dari tahun lalu, mungkin kondisinya bisa beda,” kata Deddy Avianto, pengembang aplikasi sekaligus pehobi gadget yang ditemui di sela peluncuran BlackBerry Z3.

Deddy menilai, BlackBerry harus bisa menjaga momentum pasar dengan mengemas komunikasi pemasaran yang lebih agresif agar Z3 tidak berakhir layaknya produk BlackBerry 10 lainnya seperti Q5 yang bagus secara perangkat, tetapi gagal dalam membangun kesetiaan pasar.

“Sayang sekali kalau sampai dua kali kehilangan momentum. Manajemen BlackBerry di Indonesia harus bisa memetik hikmah kejadian yang lalu,” kata pria berkumis yang hobi jalan-jalan dengan celana pendek ini saat ditemui di Ritz Carlton, Jakarta.

IDC sebelumnya melansir data-data terbaru tentang pangsa pasar BlackBerry di Indonesia. Menurut biro riset itu, pangsa pasar BlackBerry mencapai puncaknya pada tahun 2011 dengan 43% market share. Tapi pada tahun 2013, pangsa pasarnya di Indonesia turun drastis, menjadi sekitar 13%.

Kehadiran BlackBery Z3 Jakarta Edition ini pun dinilai IDC sangat krusial untuk membangkitkan momentum BlackBerry di Indonesia, meski hal itu juga masih diragukan oleh para peneliti pasar yang tergabung di biro riset itu.

Di Indonesia sendiri, BlackBerry Jakarta baru akan dipasarkan secara umum mulai 15 Mei mendatang dengan banderol harga Rp 2.199.000. Namun bagi yang telah memesannya secara pre-order, sudah bisa memilikinya sejak hari ini, Rabu (14/5/2014).

Ponsel dengan tulisan nama Jakarta di bagian belakang casing ini hanya tersedia sebanyak 25 ribu unit saja melalui jalur distribusi PT Teletama Artha Mandiri (TAM) dan PT Mitra Telekomunikasi Seluler (MTS).

BlackBerry Jakarta sendiri dilengkapi layar sentuh 5 inch dengan resolusi 540×940 pixel dan kerapatan layar 220 ppi, baterai yang diklaim tahan lama serta BlackBerry 10 OS versi 10.2.1.

Adapun jeroannya dibekali dengan prosesor Snapdragon 400 dual core dengan kecepatan 1,2 GHz, RAM 1,5 GB, memori internal 8 GB, kamera 5 megapixel di bagian belakang dan 1,1 megapixel di bagian depan.

Sumber : inet.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *