Bos Google: Internet akan Lenyap!

news-bos-google-internet-akan-lenyap-di-masa-depan

Executive Chairman Google Eric Schmidt mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Dikatakannya, dalam beberapa tahun ke depan, internet akan lenyap. Bagaimana bisa?

Hal ini disampaikan di ajang World Economic Forum di Davos, Switzerland baru-baru ini. Bukan tanpa sebab, pernyataannya ini muncul saat dia ditanya bagaimana masa depan internet.

“Jawabannya sederhana. Internet akan lenyap,” sebutnya seperti dikutip dari IT Pro Portal, Senin (26/1/2015).

Ucapan tersebut tentu saja memancing penasaran. Apalagi yang berbicara adalah seorang bos dari raksasa internet di dunia. Rupanya, ini hanyalah sebuah ungkapan yang dicetuskannya.

Schmidt menjelaskan, melalui teknologi augmented reality dan perangkat pintar yang saling terkoneksi, integrasi antara rumah dengan tempat kerja bisa dilakukan di mana saja. Alhasil, kondisi ini akan secara otomatis akan menghilangkan sitilah ‘internet’ dari tempat dia biasa muncul yakni laptop dan perangkat mobile.

“Membuat internet lebih personal bagi pengguna spesifik juga akan turut mengubah terminologi internet,” tambah Schmidt.

Lebih lanjut dijelaskannya, interaktivitas di antara pengguna dengan internet juga akan berubah dalam 10 tahun ke depan. Misalnya, pengguna internet mungkin akan memesan makanan secara online melalui lemari es mereka, bukan dari komputer.

Schmidt pun mengatakan bahwa semua ini akan dikontrol oleh end user. Diskusi di forum ini juga membahas kemungkinan adanya penghapusan tenaga kerja untuk bidang tertentu.

Namun dikatakan Schmidt, meski mulai banyak tenaga robot menggantikan manusia, dirinya tidak percaya bahwa teknologi baru bakal membuat dunia dipenuhi pengangguran.

“Apa yang terjadi dengan jenis pekerjaan tertentu yang menghilang? Ini sama saja dengan yang terjadi ketika para petani mulai berhenti bertani dan menggunakan traktor,” ujarnya memberikan contoh.

Dijelaskan Schmidt, kondisi semacam ini membuat orang menemukan keahlian dan layanan baru. Jadi, meski ada banyak asumsi bahwa zamannya berbeda, tetap saja Schmidt yakin bahwa teknologi baru tidak akan membuat orang jadi menganggur.

Schmidt berinvestasi cukup banyak untuk pengembangan ide dunia yang saling terhubung, sama seperti visi CEO Google Larry Page. Google bahkan rela mengakuisisi Nest Labs senilai USD 3,2 miliar demi memenuhi misi menciptakan smart home. Google juga diketahui berinvestasi di Dropcam dan perusahaan pembuat perlengkapan smart home lainnya pada 2014.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *