Membeli Gadget untuk Anak, Perlu Nggak Sih? Pertimbangkan Dulu 5 Faktor Ini!

Blog_membeli-gadget

Tidak bisa dipungkiri, saat ini gadget memang sedang menjadi salah satu tren yang melengkapi gaya hidup masyarakat modern. Bahkan penggunanya bukan hanya orang dewasa, melainkan juga anak-anak dan remaja. Tidak sedikit anak-anak yang merengek meminta dibelikan gadget oleh orang tua mereka, hanya karena melihat orang-orang di sekitar mereka juga menggunakan produk ini.

Namun sebagai orang tua Anda harus memahami bahwa selain memberi manfaat, ternyata gadget juga bisa berpengaruh buruk terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, Anda harus bijak dalam melihat apakah anak Anda benar-benar membutuhkan gadget atau tidak. Nah sebelum memutuskan untuk membelikannya gadget, ada baiknya Anda mempertimbangkan faktor-faktor di bawah ini terlebih dahulu.

1. Manfaat gadget tersebut

Faktor paling utama yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelikan gadget kepada anak adalah apakah gadget tersebut benar-benar bisa bermanfaat bagi anak. Mengenalkan gadget sejak dini kepada anak memang sah-sah saja, namun Anda harus memahami benar mengenai penggunaan gadget yang baik untuk anak. Biasanya anak meminta untuk dibelikan gadget hanya karena melihat orang-orang di sekitarnya menggunakan barang tersebut, tanpa memikirkan apakah ia membutuhkannya atau tidak.

Oleh karena itu, perhatikan terlebih dahulu apakah gadget bisa memberikan dampak dan hiburan yang positif baginya. Anda bisa menanyakan kepada si kecil mengenai tujuannya meminta untuk dibelikan gadget. Jika gadget yang Anda belikan bisa menjadi alat bantu yang mendukung proses belajarnya serta bisa memberi pengetahuan baru dan hiburan yang positif, tidak ada salahnya Anda menghadiahkannya gadget. Namun jika gadget hanya akan membuatnya mengabaikan waktu belajar hanya karena terlena dengan games yang ada di gadget, sebaiknya Anda pertimbangkan kembali untuk membelikannya gadget.

Sejumlah pakar menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk mengenalkan gadget kepada anak ialah saat ia berumur 6 tahun. Karena pada usia tersebut, perkembangan otak anak mulai meningkat sehingga ia lebih bisa memanfaatkan gadget untuk hal-hal yang lebih positif.

2. Dampaknya bagi perkembangan anak

Hal lain yang tidak kalah penting untuk Anda pertimbangkan adalah memikirkan dan melihat ke depan mengenai dampak positif-negatif yang diberikan gadget terhadap proses tumbuh-kembang anak. Tidak dipungkiri gadget memang bisa memberi manfaat bagi perkembangan anak, beberapa diantaranya memberikan ia pengetahuan baru tentang teknologi dan membantu dalam proses belajar. Namun dibalik manfaat yang diberikan, gadget juga bisa membawa dampak negatif bagi perkembangan anak apabila Anda tidak mengawasi penggunaannya.

Terlalu sering menggunakan gadget bisa membuat anak lupa untuk berinteraksi dengan orang-orang di sekitar seperti teman-temannya dan termasuk juga Anda sebagai orang tua nya. Hal ini tentunya akan membuatnya tumbuh menjadi anak yang anti-sosial serta lebih suka menyendiri dan asyik sendiri dengan gadgetnya. Oleh karena itu, sebelum membelikannya gadget, Anda harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh gadget.

Selain itu, jangan sampai anak terlalu bergantung pada gadget dan mengabaikan potensi yang ada dalam dirinya. Misal, saat ia berhitung, biarkanlah ia melatih otaknya untuk menghitung secara manual, tanpa harus menggunakan kalkulator atau aplikasi lain pada gadget. Membiarkannya menghitung menggunakan gadget hanya akan menimbulkan ketergantungannya pada gadget, yang pada akhirnya akan membuat ia malas untuk berpikir.

3. Jangan belikan gadget yang terlalu mahal

Harga tentunya harus menjadi bahan pertimbangan sebelum Anda membelikan gadget untuk anak. Anak-anak tentunya belum mengerti bahwa gadget yang Anda belikan merupakan barang yang mahal, jadi ia pastinya belum bisa menjaganya agar bisa lebih awet dipakai. Bisa saja ia menjatuhkannya atau meletakkannya di sembarangan tempat, yang bisa membuat gadget yang Anda belikan jadi cepat rusak. Daripada Anda menyesal sudah mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membelikan gadget mahal, sebaiknya pilihlah gadget dengan harga yang lebih murah, karena pada dasarnya anak Anda juga belum membutuhkan gadget yang terlalu canggih dan mahal.

Gadget dengan harga yang murah juga belum tentu memiliki kualitas yang buruk. Gadget murah namun dengan spesifikasi yang mendekati atau justru sama dengan gadget mahal kini sudah banyak beredar di pasaran.

4. Buat perjanjian

Sebelum terlanjur mengalami dampak negatif dari penggunaan gadget, ada baiknya Anda membatasi penggunaan gadget pada anak. Katakanlah padanya bahwa Anda akan memenuhi permintaannya untuk membeli gadget asalkan ia mematuhi perjanjian yang telah dibuat bersama. Misalkan ia hanya boleh bermain games menggunakan gadget pada hari sabtu dan minggu saja, dengan waktu penggunaan maksimal hanya 3 jam saja. Selain itu, ingatlahkah ia bahwa gadget tidak seharusnya digunakan saat berkumpul bersama keluarga dan selama jam sekolah. Tentunya Anda sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik pula kepada si kecil, dengan cara tidak memainkan gadget saat sedang berkumpul bersama keluarga dan tidak terlalu bergantung pada gadget.

Anda bisa membuat peraturan bahwa jika ia melanggar perjanjian tersebut, maka ia tidak diperbolehkan untuk bermain gadget selama beberapa bulan atau gadget yang sudah dibelikan kepadanya akan Anda tarik kembali. Hal ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengajarkan dan menerapkan sikap disiplin pada anak.

5. Aplikasi dan koneksi internet

Konten atau isi gadget yang dimainkan juga merupakan hal terpenting yang harus Anda perhatikan. Saringlah mana aplikasi yang baik dan mana yang tidak untuk si kecil. Hal ini menjadi penting karena saat ini sangat banyak bermunculan aplikasi khususnya games yang bersifat tidak mendidik, bahkan justru mengajarkan kekerasan kepada anak. Carilah aplikasi yang bersifat mendidik dan bisa menjadi hiburan yang mendidik untuk si kecil.

Selain konten, Anda juga harus memikirkan apakah nantinya Anda akan melengkapi gadget si kecil dengan koneksi internet atau tidak. Pertimbangkan apakah anak benar-benar membutuhkan koneksi internet untuk gadgetnya. Tidak Anda merasa tidak perlu, sebaiknya tidak perlu melengkapi gadgetnya dengan koneksi internet. Namun jika memberikannya koneksi internet, Anda harus mengawasi penggunaannya. Jangan sampai internet justru disalahgunakan oleh anak-anak dan membawa dampak negatif bagi perkembangannya, hanya karena Anda lalai dalam melakukan pengawasan.

Kembali lagi sebagai orang tua Anda harus bersikap bijak dan tegas dalam menentukan sikap dalam mendidik dan mendukung tumbuh-kembang anak. Jangan hanya selalu memberikan apa yang mereka minta, namun lihatlah terlebih dahulu apakah permintaan mereka tersebut akan memberi manfaat bagi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *