Perpanjang Umur Smartphone Kamu dengan Cara Ini!

smartphones

Di era perkembangan teknologi seperti saat ini, smartphone sudah menjadi salah satu benda yang hampir tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta. Jika keluar dari rumah tanpa membawa smartphone, pasti kamu merasa seperti ada yang kurang. Bahkan smartphone saat ini diproduksi tidak hanya sebagai alat komunikasi semata, namun juga memiliki fungsi lain, diantaranya untuk mengakses internet, bermain games, hingga untuk keperluan bisnis seperti belanja dan berjualan online.

Sama halnya dengan peralatan elektronik lain, smartphone tentunya juga memerlukan perawatan khusus agar bisa lebih awet dan tidak mudah rusak. Lalu bagaimana cara perawatan smartphone yang benar agar bisa lebih lama digunakan? Simak penjelasannya di bawah ini yuk.

1. Gunakan pelindung layar

Pelindung layar atau screen guard merupakan salah satu aksesoris tambahan yang wajib kamu gunakan untuk melindungi layar smartphone terutama smartphone dengan layar sentuh. Aksesoris ini berfungsi sebagai pelindung seluruh permukaan layar smartphone dari debu, kotoran, minyak maupun benda tajam yang bisa menggores permukaan layar. Pelindung layar yang biasa juga dikenal dengan sebutan anti gores ini tersedia dalam berbagai pilihan jenis, mulai dari anti glare, tempered glass hingga gorilla glass yang bisa melindungi layar smartphone dari benturan-benturan yang cukup kuat.

2. Penempatan

Penempatan smartphone juga berpengaruh terhadap umur smartphone tersebut. Sebaiknya hindari meletakkan ponsel pintar kamu di tempat-tempat yang dapat merusak, seperti tempat yang terkena sinar matahari dan air, serta di dekat peralatan elektronik lain yang menimbulkan medan magnetik. Sinar UV dari matahari kualitas layar gadget, sedangkan air dapat melembabkan dan merusak perangkat-perangkat penting lain smartphone-mu.

Meletakkan smartphone di dekat alat elektronik lain yang menimbulkan medan magnetik seperti televisi dan radio juga sangat tidak disarankan. Hal ini karena bila didekatkan, gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh gadget dan televisi akan saling bertabrakan sehingga menyebabkan kerusakan jika terjadi secara terus menerus. Kerusakan tersebut diantaranya terjadi gangguan pada fungsi pemancar sinyal dan layar sentuh smartphone kamu akan kehilangan sensivitas-nya.

3. Hindari mengantongi smartphone

Menyimpan gadget di kantong atau saku celana juga dapat memperpendek usia smartphone kamu. Jika disimpan pada kantong celana, maka akan menimbulkan tekanan yang terus-menerus pada layar sentuh smartphone kamu, yang dapat menimbulkan goresan dan mengurangi sensitivitas dari layar sentuhnya.

Selain merusak smartphone, membawa smartphone dengan mengantonginya di saku celana juga dapat memberi efek negatif bagi kesehatan kamu. Saat menyimpannya di kantong celana, smartphone akan menempel secara tidak langsung dengan tubuh, sehingga membuat tubuh kamu lebih mudah terkena radiasi yang ditimbulkannya. Untuk mengurangi dampak radiasinya, lebih baik simpan smartphone kamu di dalam tas daripada mengantongnya di saku celana kamu. Namun jika terpaksa menyimpannya di kantong celana, lapislah layar smartphone kamu dengan pelindung yang baik seperti gorilla glass.

4. Jangan menyentuh layar dengan keras

Smartphone yang beredar di pasaran saat ini diproduksi menggunakan teknologi canggih sehingga memiliki sensitivitas yang sangat baik. Oleh karena itu, kamu tidak perlu mengoperasikannya dengan menekan layar secara keras dan menggunakan kuku atau benda tajam lain karena akan menimbulkan goresan dan mengganggu sensitivitas-nya. Kamu cukup mengoperasikannya dengan menggeser sewajarnya menggunakan ujung jari.

5. Rutin membersihkan smartphone

Apakah Toppers sering membersihkan layar atau casing smartphone dengan menggosokkannya pada baju? Jika iya, mulailah berhenti untuk melakukannya karena kebiasaan tersebut tidak akan membersihkan smartphone kamu dari debu dan noda, namun justru akan menyebabkan goresan pada smartphone kamu.

Cara yang paling tepat untuk membersihkannya adalah dengan menggunakan kain kering yang bertekstur lembut yang diproduksi khusus untuk membersihkan smartphone dan gadget lainnya. Gosokkan secara lembut pada bagian layar dan casing dengan gerakan satu arah. Hindar membersihkannya dengan gerakan bolak-balik atau melingkar karena justru akan menimbulkan goresan pada layar. Selain itu, pastikan tidak ada partikel padat yang menempel pada layar smartphone kamu sebelum dibersihkan, karena partikel padat dapat menggores layarnya saat digosok dengan kain.

6. Install aplikasi seperlunya

Dilengkapi dengan teknologi super canggih, bukan berarti kamu bebas untuk mengisi smartphone kamu dengan semua jenis aplikasi. Sebaiknya install aplikasi seperlunya saja, tidak perlu meng-install aplikasi yang kamu tidak dibutuhkan dan jarang digunakan. Meng-install aplikasi yang tidak penting hanya akan memperlambat kinerja smartphone kamu karena kapasitas memory semakin kecil. Hal tersebut karena pemakaian memory sudah melewati batas normal, maka kecepatan smartphone dalam beroperasi juga akan semakin menurun.

Untuk membantu membersihkan smartphone kamu dari aplikasi-aplikasi yang tidak berguna, kamu dapat menggunakan aplikasi-aplikasi pembersih seperti Clean Master.

7. Anti virus

Bukan hanya komputer yang bisa terserang virus, namun smartphone juga begitu. Transfer data melalui bluetooth ataupun dari komputer dapat membuat smartphone kamu terjangkiti virus yang bisa berdampak buruk bagi smartphone, mulai dari hilangnya semua data hingga rusaknya komponen-komponen penting dari smartphone. Nah untuk meminimalisir kemungkinan smartphone kamu terkena virus, sebaiknya kamu memproteksinya dengan meng-install anti virus yang dapat menangkal hingga mendeteksi saat smartphone terkena virus.

8. Perawatan baterai

Baterai bisa dikatakan sebagai nyawa dari sebuah smartphone. Tanpa dilengkapi dengan baterai, tidak mungkin sebuah smartphone dapat beroperasi. Hindari pemakaian dalam jangka waktu yang lama seperti untuk bermain games atau internet-an. Selain waktu pemakaian, waktu pengisian daya baterai juga perlu untuk diperhatikan. Jangan menunggu hingga baterai mati total baru di-charge dan jangan lupa untuk menghentikan pengisian daya saat baterai sudah terisi 100 %.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *