Review HTC One : Nyaris Tanpa Cela

Sempat mendobrak di awal kemunculan Android, popularitas HTC malah anjlok di tahun 2012 lalu. Namun kini, vendor asal Taiwan tersebut ingin mengubah nasib dengan menghadirkan sang jagoan, HTC One.

HTC One
HTC One

Soal penamaan flagship boleh saja mundur dan bukan maju. Tapi bukan berarti, HTC One mengalami kemunduran. Malah boleh dibilang, ini adalah suatu lompatan.

Lompatan ini dilakukan mulai dari segi desain, antarmuka HTC Sense, fitur dan banyak lainnya. Nyaris tanpa cela HTC melakukan penyempurnaan untuk smartphone-nya ini.

Benarkah demikian?

Nah kita lihat review nya yuk ?

1. Kesan pertama yang begitu menggoda

Kesan Pertama HTC One
Kesan Pertama HTC One

HTC One dengan warna hitam gelap menjadi pilihan yang diberikan untuk dijajal. Kombinasi alumunium memanjang tanpa menyisakan celah termasuk lekukan di ujungnya membuat HTC One terlihat ‘Wah’.

Saat dilihat sekilas, beberapa orang menyebutnya mirip dengan BlackBerry Z10. Sah-sah saja mengatakan demikian, karena pada kenyataannya, Z10 diumumkan lebih dahulu ketimbang HTC One.

Tapi yang perlu digaris-bawahi adalah, HTC One jauh lebih ringan walaupun dengan layar yang lebih besar ketimbang smartphone BlackBerry tersebut. Wajar saja, karena HTC One mempunyai ketipisan 9.3 mm dan berat 193 gram. Memang bukan yang teringan untuk saat ini tapi cukup untuk bahan pertimbangan pilihan gadget anda.

Bentuk smartphone ini terbilang unik, karena di belakang bodinya tampak menekuk ke depan. Sehingga HTC One tampak kokoh dan nyaman dipegang.

Bila hitam tampak terlihat sangar, mungkin dengan warna putih akan membuat HTC One berkamuflase menjadi lebih cantik.

Kesimpulannya, desain yang diusung oleh HTC One keren dan premium. Bukan tidak mungkin akan siapapun yang melihatnya begitu tergoda pada pegangan pertama.

2. Layar besar nan-tajam

Layar yang besar sekaligus tajam, tentu saja memanjakan mata. Untungnya HTC One melakukan itu semua.

Layar HTC One
Layar HTC One

Dengan bentang layar mencapai 4,7 inch termasuk resolusi yang mengagumkan, yakni 1920 x 1080 dan kepadatan 468ppi. Artinya pengguna membawa layar full high defintion (HD) ke smartphone.

Tingkat resolusi dan kepadatan pixel tak hanya sekedar membuat layar HTC One menjadi tajam. Karena disokong teknologi Super LCD3, membuat layar smartphone ini menghasilkan kontras yang luar biasa, reproduksi warna yang besar dan sudut pandang yang baik, ditambah tingkat saturation yang pas dan kontras baik, membuat layar tajam di HTC One memang nyaman sekali saat dipandang.

3. Jagonya kamera “Low Light”

Pengambilan Gambar Dalam Situasi Cahaya Yang Minim
Pengambilan Gambar Dalam Situasi Cahaya Yang Minim

“Ini eranya Ultrapixel, bukan Megapixel” Demikian jargon yang dikumandangkan HTC One. Tapi tunggu dulu, jangan beranggapan HTC menggunakan satuan kamera yang berbeda.

Sebab, pada kenyataannya kamera HTC One masih menggunakan resolusi 4 megapixel. Namun, dengan teknologi Ultrapixel. Sama halnya, teknologi PureView yang ada di Nokia Lumia 920.

Nah, HTC tak ingin menjadikan kamera di perangkat genggam sekedar hiasan semata saja.

4. Tampilan antar muka yang berjalan dengan suara “Bulat”

User- Interface HTC One
User- Interface HTC One

Ciri lain yang dimiliki oleh HTC adalah antarmuka khas yang disebut HTC Sense. Di HTC One, pengguna akan mendapatkan versi terbaru, yakni Sense 5.0. Apa yang menarik?

Paling menonjol tentu saja fitur Blinkfeed,seperti ‘Live Tile’ di Windows Phone 8. Ya, pengguna bisa mendapatkan notifikasi jejaring sosial, email hingga situs berita favorit dengan model bergerak nan unik.

Tombol navigasi pun dibuat simpel, tombol power di bagian kiri atas, volume di bagian samping kanan dan kiri. Sedangkan di bawahnya terdapat dua penunjuk tanda, yakni tombol home dan tombol arah balik.

Nah, sebagai ponsel entertaiment, HTC one hadir dengan dua speaker di bagian atas dan bawah. Posisi speaker yang startegis ini tentu saja sangat berguna di saat pengguna saat mendengerkan musik atau mengenggam ketika bermain game. Teknologi yang disebut dengan HTC Boomsounds pun tak kalah menterengnya.

5. Performa handal

Desain keren serta antarmuka yang keren, tak afdol rasanya bila tak didukung dengan performa yang gahar.

Performa HTC One
Performa HTC One

Di HTC One, prosesornya menggunakan salah satu kekuataan dari Qualcomm yakni Snapdragon 600 1.7 GHZ quad core yang disatukan bersana RAM 2 GB.

Alhasil, saat melakukan berbagai pekerjaan secara multitasking pun bisa dilahap tanpa lag. Membuka video dengan kualitas HD tak terbantahkan lagi, mulus seperti saat menyaksikan di layar TV HD ukuran besar.

Klaim ini pun semakin dibuktikan saat melakukan pengujian benchmark dengan berbagai aplikasi mulai dari Quadrant, Antutu dan Vellamo. Berikut hasilnya :

HTC One Benchmarking
HTC One Benchmarking

Sayangnya, penyakit di smartphone quadcore yang masih belum terpecahkan adalah, kondisi baterai yang belum terlalu kuat. Karena, dalam keadaan full aktivitas mulai mengecek email, browsing hingga membuka aplikasi, tak sampai seharian mesti diisi ulang baterai hingga dua kali.

Kesimpulan :

Nah dari 5 point di atas kita dapat menyimpulkan bahwa HTC One hadir sebagai smartphone yang elegan, cantik, premium dan berkelas. Lebih nyaman dari Sony Xperia Z, bahannya lebih premium dari Samsung Galaxy S4 dan lebih luas dari iPhone 5. Rasanya, HTC One cukup pantas jika disebut sebagai smartphone Android dengan gabungan iOS dan Windows Phone 8. Semua pengalaman yang didapatkan di platform tersebut bisa dirasakan HTC One.

Kamera teknologi Ultrapixel memang kurang berasa bila dimanfaatkan untuk objek dekat dan detil seperti mode makro. Di luar ruangan pun rasanya nyaris tak ada perbedaan dirasakan dengan kamera di kelasnya. Tentu saja, paling menonjol saat pengguna menggunakannya di ruangan yang minim cahaya atau saat low light. Pilihan mode otomatis atau khusus, night, sama-sama mampu meringkus sama baiknya.

Fitur kunci
1. Layar 4,7 inch (1920×1080,468ppi)
2. Internal memori 32GB
3. Android 4.1.2
4. Kamera Ultrapixel
5. HTC Sense 5 dengan BlinkFeed
6. Prosesor Snapdragon 600 1.7 GHZ quad core dan RAM 2 GB

Kekurangan
– Baterai tak tahan lama
– Tak ada tambahan slot external memori

Wah cukup menggiurkan juga yah Gadget nya ? Pantas rasanya jika sang CEO berani untuk mempertaruhkan kedudukan nya terhadap smartphone yang satu ini. Good job HTC ! 😀

Sumber : inet.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *