Yahoo Intip Rahasia Kepopuleran Instagram

075446_instagramYahoo tertarik mencari tahu rahasia kepopuleran Instagram. Melalui para peneliti di Yahoo Labs, mereka menemukan fakta menarik yang membuat Instagram dipakai banyak orang.

Ternyata, rahasianya ada pada filter. Ya, filter memang sepertinya sesuatu yang sederhana, namun nyatanya membuat pengguna Instagram akan selalu kembali lagi untuk mendandani foto mereka dengan filter.

Menurut Yahoo, filter ini bisa mempengaruhi mood pengguna menjadi lebih gembira. Mereka akan tenggelam dalam keasyikan mencoba beragam filter di Instagram. Setelah diupload, mereka akan senang setiap kali ada pengguna lain yang menyukai foto mereka dengan memberikan tanda ‘like’ dan bentuk apresiasi ini membuat mereka ketagihan untuk selalu kembali lagi ke Instagram.

Pada foto pemandangan misalnya. Anda mungkin ingin follower melihat pemandangan sesuai aslinya ketika foto tersebut diambil. Disadari atau tidak, pengguna Instagram lain ingin melihat versi hasil filter dari pemandangan tersebut.

Studi Yahoo berjudul “Why We Filter Our Photos and How It Impacts Engagement” ini seperti detikINET kutip News Softpedia, Rabu (27/5/2015), memperlihatkan bahwa foto Instagram yang menggunakan filter, 21% dilihat lebih banyak orang dan 45% lebih sering dikomentari. Para peneliti ini juga memberikan sejumlah saran untuk memanfaatkan filter Instagram.

Untuk mengundang lebih banyak orang untuk melihat foto yang diposting, pengguna disarankan menggunakan filter dengan warna lebih teduh. Maka, warna kebiruan pun menjadi pilihan untuk mendapatkan lebih banyak like.

Filter ini pun bisa diedit-edit lagi dengan meningkatkan kontras dan exposure foto, sehingga peluang foto dilihat banyak orang lebih besar. Riset ini pada akhirnya juga mengungkapkan masih banyak Instagrammer yang belum memaksimalkan filter atau salah memakai filter.

Studi ini tak hanya mengacu pada foto selfie, tetapi foto apapun yang diposting online. Para peneliti Yahoo Labs juga menyarankan agar pengguna tidak memposting wajah secara ‘penuh’ di jejaring sosial.

Sumber : detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *